Penyebab Rematik Di Usia Muda

Penyebab Rematik Di Usia Muda – Rematik merupakan penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan. Rematik ini kerap sekali dikaitkan dengan orang yang sudah memasuki lanjut usia yang disebabkan oleh pengeroposan tulang. Tetapi sekarang penyakit rematik sering terjadi pada usia muda dan lebih sering terjadi pada wanita yang masih produktif. Lantas apa penyebab rematik di usia muda ? Mari simak ulasan berikut ini.

Penyebab Rematik Di Usia Muda

Penyebab Rematik Di Usia Muda

Penyebab utama rematik di usia muda adalah rheumatiod artritis. Rheumatiod artritis merupakan kondisi di mana kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan-jaringan sendi. Hal ini berakibat sendi-sendi yang terserang akan berpotensi mengalami peradangan. Rematik jenis ini biasanya memberikan gejala awal seperti nyeri dan kaku sendi yang sering muncul di pagi hari saat bangun tidur, merah dan terasa panas. Bahkan yang lebih parah sendi bisa menjadi bengkak. Sebagian orang ada yang mengeluhkan mengalami nyeri dan kaku yang sangat berat sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga : 7 Tanda Dan Gejala Rematik Pada Telapak Kaki

Makanya tidak heran jika penyakit rematik memiliki potensi untuk mengganggu produktivitas orang di usia muda yakni usia 20-40 tahun. Biasanya sendi yang terkena adalah sendi-sendi kecil yang menyerang jari-jari tangan, kaki, lutut, dan kedua sisi tubuh kanan dan kiri, misalnya pergelangan tangan.

5 Faktor Penyabab Rematik Di Usia Muda

Berikut ini adalah beberapa faktor pemicu resiko rheumatoid artritis sebagai penyebab rematik di usia muda, diantaranya adalah :

  • Jenis kelamin. Lebih banyak dialami oleh wanita dibandingkan pria. Hal ini karena wanita memiliki hormon estrogen. Hormon ini bisa menimbulkan sistem imun yang tidak baik. Auto-imun sendiri adalah kondisi di mana sistem imun salah mengenali dan menyerang jaringan tubuh sendiri. Sehingga imun yang seharusnya bertugas melindungi tubuh, malah menyerang balik, termasuk menyerang sendi.
  • Genetika. Penyebab rematik selanjutnya yakni karena keturunan. Bila kamu memiliki keluarga yang mengidap reumatoid artritis, bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini juga.
  • Obesitas. Orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) lebih rentan terkena berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit radang sendi. Perlu diketahui, sendi seperti lutut dan pinggul bekerja untuk menopang berat badan.
  • Faktor Lingkungan. Faktor lingkungan bisa memicu infeksi oleh virus atau bakteri pada individu yang lemah secara genetik. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh salah arah dan menyerang tubuh sendiri, sehingga terjadi peradangan sendi.
  • Merokok. Penyebab rematik yang terakhir adalah merokok. Dengan merokok, bisa memicu berbagai macam penyakit dan meningkatkan risiko terjangkit reumatoid artritis.

Baca Juga : Makanan Pantangan Rematik Yang Harus Dihindari

Rematik di usia dini sebenarnya bisa dihindari, salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, dengan tidak merokok dan menerapkan pola makan sehat. Ditambah dengan rutin melakukan olahraga dan melakukan aktivitas fisik, karena persendian yang jarang digerakkan bisa membuat sendi menjadi kaku. Apabila sudah sering merakan gejala rematik seperti nyeri sendi segera lakukan penanganan. Salah satu cara mengobati rematik adalah dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri. Dan untuk pengobatan jangka panjang atau sering di sebut dengan terapi, Anda bisa pilih Agaricpro obat rematik alami yang efektif dan aman dari efek samping yang bisa Anda dapatkan di agen resmi agaricpro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *